Part 2 - Seputar Simak dan Ekstensi FKM UI

06.16


Volunteering Mengajar di Peduli Desa bersama BPH dan Sosmas HME FKM UI

Assalamu'alaykum sobat *terektekdes

Kali ini edisi lanjutan dari postingan lamaku tentang Tips Simak Ekstensi. Alhamdulillah berkat Allah ta'ala, berkat doa ibu ayah teman teman semua sekarang saya sudah jadi ahli kesmas setelah selesai sidang Desember tahun lalu. Terima kasih!

Yang postingan ini bukan tips sih ya, sharing info dan pengalaman lebih tepatnya. Menambahkan dari yang selama ini sering ditanyakan teman-teman netijen yang mampir ke blogku dan tanya-tanya soal Ekstensi UI. 

Baiklaah.
Kalau tentang Simak UI Ekstensi, mudah-mudahan udah jelas gambarannya ya. Yang puaaling sering ditanya itu:
  • kakak masih punya soal Simaknya kah?
  • soalnya apa aja ya kak?
  • latihannya dari mana?
 
Ya, jadi Simak untuk Ekstensi cuma diuji dengan dua materi tes: TPA dan Bahasa Inggris. Soal Simak Ekstensi setauku memang nggak pernah dishare ya, karna soal Simak selalu dikembalikan ke pengawas, dan sejauh ini belum ada juga buku yang bahas khusus soal Simak untuk Ekstensi.

Tipe soal TPA dan Bahasa Inggris level Simak tuh.... mmmm.... jangan dibayangin dulu, pokoknya cukup latihan dan ikhtiar belajar semampunya. Biar nggak shock-shock banget gitu pas ngerjain wqwq. Soal TPAnya jangan bayangin kayak soal TPA logika biasa gitu ya. Sekali lagi ini TPA Simak ada 3 section yang nggak bisa diremehkan. Susyah deh, pokoknya jangan ngikut tes tanpa persiapan dan doa ibu. Tapi kalo jaman sekarang kayaknya udah beda tipe soal tes lagi ya. 

Nah belajarnya dari mana? dari buku-buku yang dijual di toko buku bisa, dari soal yang bisa didonlot di web Simak atau web-web lain bisa. Walopun ga sama kayak tipe soal Simak Ekstensi tapi seenggaknya terpapar kemiripannya lah ya. Yang penting nyoba ngerjain dan latihan. Insya Allah jaya.

Trus untuk yang tanya, yang baru banget lulus dan ijazah belum keluar untuk pendaftaran Simak. Gapapa! Bisa! Minta SKL atau Surat Keterangan setara SKL dari Fakultas/Rektorat ya. Bilang "butuh bangeet plis pak" sambil berkaca-kaca insya Allah boleh! Yang penting ada surat resmi dari kampus, plus transkrip nilainya ya.

Pas upload, pas belajar, pas minta doa restu jangan lupa selalu bismillah. Kuliah di Ekstensi UI memang bukan segalanya tapi kalau kamu memang seserius itu menjadi bagian dari kebijakan kesehatan publik (buat anak FKM) atau jurusan lainnya, mantapkan. Insya Allah ilmu dari dosen-dosen kompeten membawa manfaat, pengalaman dan opportunity yang disediakan selama kuliah membawa nilai tambah. Yeay
 

IMG_1661
 
Momen-momen Pelaksanaan PKM dalam Pencegahan Anemia Remaja bersama kelima sahabat terbaik di Ekstensi FKM UI :') 
 
Oke, setelah lulus tes Simak dan dinyatakan lulus, Alhamdulillah ya selamaat bisa bahagiakan emak dan bapak hehe. Selanjutnya yang sering ditanyakan:
  • Kalau di UI ada beasiswa?
  • Ada keringanan atau cicilan ga kak?
 Kalau beasiswa ada. Di UI banyak beasiswa tapi yang sesuai persyaratan dan bisa untuk Ekstensi memang terbatas. Biasanya Ekstensi bisa ngajukan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik atau Beasiswa Gubernur Jabar. Untuk PPA baru bisa diajukan semester kedua, dan untuk keringanan hanya bisa dilakukan dengan pengajuan form cicilan dengan 3 kali periode pembayaran. Untuk detailnya nanti bisa langsung tanya ke bagian Keuangan di Rektorat ya hehe. Intinya kalau ada tekad dan gigih berjuang insya Allah dimudahkan rejekinya dalam membayar biaya kuliah (biaya semesteran dan uang awal tahun bisa dicek di web Simak atau di gugel ya).

Kalau untuk di FKM sendiri, masa tempuh studinya sudah ndak bisa lagi 2,5 tahun. Ngga seperti Fasilkom (dan tanpa skripsi wqwq enaque bgt yaa). Jadi minimal 3 tahun dengan 6 semester. Untuk yang matkulnya nggak banyak bebas murni (atau lulus tes waiving), jangan khawatir karna selalu dibuka Semester Pendek di libur panjang. Mudah-mudahan jamanmu nanti masih ada ya hehe.  Karna SP lumayan mempercepat dan meringankan beban SKS yang harus diambil. Biayanya memang lumayan, Rp 500.000/SKS. Tapi lagi-lagi kalau ada tekad, rejeki bisa dari mana aja asal mau berjuang. Temenku buka bisnis handlettering dan bisa biayai SP dari penghasilannya itu. Qm jg pzt bz!

Nah untuk peluang masuk dan lolosnya, ngga tergantung dari mana jurusan yang passing gradenya lebih tinggi atau mana yang favorit. Asal nilai tes Simak mencukupi dan persyaratan juga transkrip nilai selama D3 oke, insya Allah lolos! Jadi bukan mana yang terfavorit, tapi mana yang terbaik dari nilainya.

Dan yang ingin masuk Ekstensi FKM, saranku coba pilih program studi/penjurusan yang linier dengan minat dan passionmu di D3 dulu. Supaya ilmunya makin mantap dan makin terarah nanti saat lulus juga memilih pilihan di dunia kerja. Plus, skripsinya bisa menjurus ke topik yang memang diminati. Kalau kata pak Kusdinar (dosen Metlit dan pakar Penelitian Kuantitatif), skripsi yang diambil baiknya melanjutkan dari topik yang diambil saat tugas akhir di D3 agar bisa dibahas lebih spesifik dan nantinya kita bisa ahli di bidang/spesialisasi tersebut.

Buat yang suka organisasi, tenaang. Di Ekstensi tetep bisa aktif organisasi dan terbuka lebar di berbagai UKM di tingkat fakultas maupun universitas. Selain Himpunan dan DPM dengan segala kegiatan serunya (kalo di FKM sih seru ya hehe), bisa juga aktif di UKM kesenian, olahraga, dan lainnya. Yang mager pun bisa banget juga ikut kuliah umum, seminar gratis maupun berbayar dan lomba-lomba ilmiah bergengsi. Yang mager lagi bisa ikut kegiatan non-ilmiah atau volunteering kegiatan sosmas, atau proyek-proyek penelitian yang dibayar, dan yang emang ga minat ngapa-ngapain bisa juga kuliah aja sambil jajan, main dan menikmati hidup agar tetap bahagia. okesip

Ya pokoknya kuliah di Ekstensi UI itu jangan dibawa berat. Biayanya udah berat jangan ditambah dengan keluhan dan banyak kekhawatiran. Kalau yakin, jalani! Banyak yang bisa diambil selain ilmu dan pengalaman, ada banyak teman dan relasi kalau kita bisa memanfaatkan peluang.
Alhamdulillah, selama di FKM banyak dapet yang berharga. Bahkan bisa didanai Dikti untuk pengembangan promkes pencegahan anemia pada remaja putri, sekaligus implementasi ilmu yang kita pelajari langsung ke masyarakat.

Jadi yang Ekstensi jangan patah semangat, merasa kuliahnya lama dan nggak bisa ngapa-ngapain. Apalagi dengan bekal ilmu yang didapat selama di D3, makin nambah experience dan struktur berpikir ilmiah kita selama di Ekstensi. Kesempatan yang tak boleh disia-siakan. Sekali lagi, semangat yaa yang tertarik masuk ke Ekstensi (FKM) UI!

Oiya setahunan lalu, pernah ada yang tanya-tanya karna baca blogku. Namanya Tanri. Nanya seputar ekstensi dan, "bisa ga kak kuliah sambil kerja? dan berkeluarga?"

Kujawab, bisa! Wkwk jawabannya selalu bisa. Yang nggak bisa itu kalo emang udah takdirNya yang nggak bisa. Kalo gabisa, berarti takdir terbaikmu bukan di Ekstensi hehe. Banyak anak Ekstensi yang kuliah sambil kerja (walopun kalo nanya pribadi, aku prefer ambil kerjaan yang di sekitar Depok aja atau kerja fleksibel macem part time atau freelance kayak aq wqwq. biar ga capek dan tetep banyak waktu untuk fokus ke akademik). Dan akhirnya Tanri beneran jadi mahasiswi Ekstensi FKM, terus sering ketemu bahkan sekelas bareng di beberapa matkul xD

Kata Tanri, "inget banget dulu kakak sabar banget jawabin pertanyaanku hehe. Bener ya kak ternyata bisa kok kalo dijalanin." Iya sesabar itu aqutu balesin chat adikadik yang pengen masuk ekstensiii :--))))

Ya bahkan kuliah-kerja-organisasi-berkeluarga tetep bisa dijalanin asal pandai memenej waktu. Semangat semuanyaa! Yang pingin baca tips menghadapi Ujian Simak Ekstensi bisa klik disini yaa. Semoga mencerahkan dan bermanfaat!

Yang ingin tanya lebih lanjut bisa chat via line juga yak, id line: salmanaufa
 
 
Salam,
 
 @salmadeim

You Might Also Like

0 komentar