Putih

00.08


Saat mendengar lirik Putih yang pertama ini pasti pingin lanjutin 'aku terbaring dalam mobil ambulan..'. Sebelum ada lagu ini, sering ngebayangin apa yang roh kita lakuin sesaat setelah nyawa kita dicabut. Dan lagu ini adalah gambaran yang paling pass buatku. Pertama kali ada komikalisasinya di yutub aja nangis. 

"Saat tahlilan dimulai, doa bertaburan terkadang tangis terdengar. Akupun ikut tersedu sedan.."

Tiap kali ada keluarga atau sahabat yang meninggal dan dateng takziyah ke rumahnya, selalu membayangkan mereka melihat kita dan menangis saat tamu-tamunya menangis. Menangis saat ada penyesalan dan maaf yang belum sempat terucapkan. Menangis melihat mereka yang kehilangan. 

Setahun lalu aku menyaksikan mama mertuaku dijemput olehNya. Beberapa hari lalu giliran mbahku yang menutup usia. Kematian haruslah menjadi pengingat terbaik bagi setiap manusia.

29 Juli tahun 2017, aku hadir ke rumah salah satu teman di kampusku, Shofiyyah Taqiyyah yang meninggal karena kecelakaan. Copi, begitu almarhumah biasa dipanggil. Saat aku datang, ambulans baru saja tiba. Mendengar sirinenya seketika air mata meleleh. Seperti tidak percaya orang seceria, seenerjik dan pemimpi hebat seperti Shofi harus pergi begitu cepat.

29 Juli, hari kelahiranku. Sejak saat itu 29 juli selalu membawa pemaknaan berbeda semenjak wafatnya copi. Seperti memaknai apakah usiaku sudah berkah dan bermanfaat. Apakah hidupku sudah menjadi kebaikan bagi keluarga dan orang lain. Apakah saat aku meninggal nanti, amal baikku (yang kukira telah kulakukan dengan baik) akan menolongku. Yang sudah pasti aku akan tersedu sedan melihat wajah-wajah yang datang mendoakanku. 

29 Juli kemarin, bertekad akan menjadi lebih bermakna. Menjadi lebih baik dan bijaksana (karna kalo suami ngeselin aku masih suka balik ngeselin, ya gimana itu kayaknya susah diubah wkwk). Menjadi manusia yang terus membawa kebaikan, melakukan kebaikan dan meninggalkan kebaikan.

29 Juli kemarin juga menjadi pertama kalinya mendapat hadiah yang dibungkus rapi dan ada notes suratnya di dalamnya, karna bojo bukan tipikal orang yang pandai menulis apalagi nulis surat di kertas gitu. Protes protes dan sindiranku ada hasilnya juga wkwk. Tips bagi istri yang punya suami kurang romantis, ayo bisa mencontohkan dulu kasih dia kado2 manis dan puitis. Trus kalo dia belom berubah juga, sindir sindir halus aja terus sampe ntar dia ngerti sendiri :)))))) Terima kasih mas bojo <3

29 Juli juga berdoa supaya Allah selalu menuntun diri untuk lebih dan lebiiih baik lagi. Berdoa menjadi seorang hamba, seorang individu, seorang muslimah, seorang istri, ibu, anak, menantu, saudara, teman, tetangga dan masyarakat yang lebih baik lagi.

Terima kasih Allah untuk usia yang masih Kau anugerahkan untuk kami semua. Semoga kami mampu menjaga amanahMu hingga akhir usia.


ditulis sekembalinya dari Purworejo,
8 Agustus 2020

- salmadeim


You Might Also Like

0 komentar