Sehari di Gunung Kidul

23.38

 


Pagi itu, minggu pagi. Sebelum pergi kami sedang adu urat karna tengkar kecil soal dia yang mendadak mau pergi jam 9 padahal semalem bilangnya siang, lalu aku yang masih berkutat dengan paket-paket  yang harus kukirimkan pagi itu. 

Sepele kan wqwq tapi tetep saja mempengaruhi mood. Untunglah berkat sarapan nasi rames Gading Wetan yang enak itu, aku kenyang dan hepi lagi. Sepanjang jalan kami motoran, menuju ke destinasi wisata pantai Sadeng, pantai Wediombo dan mengakhiri touring di Bukit Paralayang Watugupit.


Cukup pegall dan perjalanan yang panjang. Melewati jalan-jalan berkelok, naik turun, sawah subur hingga kering, jalan-jalan kampung sampe trek offroad jalan berpasir dan berbatu. Alhamdulillah lancar selamat dan terbayar karena menikmati pemandangan dan ciptaanNya yang indah!

Pantai Sadeng, Gunung Kidul. Pantai pelabuhan dan banyak kapal nelayan disini. Warna airnya bagus, campur hijau karna banyak alga kata bojo. Sayangnya gabisa lepas sepatu dan nyebur ke pantainya.







Pantai Wediombo, Gunung Kidul. Pantai yang ramai, dan tetap jaga jarak pakai masker. Yang ga bawa dikasih gratis sama tim SAR wqwq. Alhamdulillah bisa basah-basahan dan lari dikejar ombak!




Disini juga sempet makan siang di pinggir pantai, makan ikan bakar dan cumi asam manis. Seketika inget cerita sekolah Totto Chan yang minta orang tua bikinin bekal untuk anak-anaknya berkonsep makanan dari Laut dan dari Gunung. Nanti setiap anak bisa tukeran makanan atau nanya bekel temennya, trus nebak itu makanan dari laut atau dari gunung. Seru. Aku juga mau kayak gitu nanti bekelin anakku, suruh dia nebak lauknya dari gunung atau dari laut. Sambil ngenalin makhluk dan manfaat dari penciptaanNya ya kan~


Terakhir, Bukit Paralayang Watugupit Gunung Kidul. 

Rame banget juga wkwk kayak nonton konser. Tapi worth dan satisfying bangett. Kayak relaxingg liatnya. Sejauh mata memandang ada laut, senja, dan bukit pegunungan masya Allah. Recommended! Perginya pas weekend aja yang sepi. Pasti lebih syahdu.



Alhamdulillah, refreshing sehari di Jogjakarta sejauh 250km. Terima kasih bojo dan teman-temannya. Kapan-kapan lagi ya.


Diaplot dari Jaten,

11 Agustus 2020.

You Might Also Like

0 komentar