Jurnal, Juli, dan Jude
11.16
Assalamua'laykum semuanyaa :>>>>
Semoga kabarnya baik sehat sentosa sejahtera. Alhamdulillah, hari ini masih bisa ngeblog lagi. Sebenernya udah lama pengen nulis tapi ya youknowlah terserang ma-to the-ger. Juli sudah lewat, berganti Agustus. Musim terus berganti, kalo nggak hujan ya panas. Apasihdam... Juli terlewati, dimana aku juga melewati hari kelahiranku. (mau nyebut umur sensitip ya tapi apa mau dikata...) 24 tahun sudah Salma tumbuh dan besar di bumi. Melewati jatuh bangun, gagal dan takjub karna berhasil, kadang menangis kesal, marah, tapi kebahagiaanku jauh lebih besar dibanding itu semua.
Mungkin aku begitu beruntung karna lahir dari keluarga yang meski pernah merasakan rasanya pas-pasan tapi tak pernah merasa begitu kekurangan. Aku beruntung lahir di negara yang tak merasakan derita perang. Dan beruntung memiliki lingkungan yang jauh dari gemerlap nya nikmat dunia, yang bisa saja membuatku benar-benar lupa tentang surga dan neraka.
Tapi meski bisa dibilang hidup enak, aku juga pernah susah kok. Sama, namanya manusia pasti pernah dikasih kesusahan (lalu kemudahan) :")) pernah yang namanya duit di rekening tabungan bener-bener nipis nggak kerasa, karna buat nambel kebutuhan ini itu dan segen minta orang tua. pernah yang nahan laper saking gak megang duitnya haha. pernah dimarahin orang. dicibir. pernah musti bolak-balik ngurus sesuatu, ngabisin waktu dan berakhir dengan hasil yang nggak begitu baik. tapi nginget itu semua malah bikin tambah bersyukur. Saya yakin teman-teman juga punya kesusahan dengan cerita yang berbeda. Yakinlah Allah punya rencana dan hikmah di setiap kisahnya :>
Allah itu Maha Memberi, Maha Mengatur. Rezeki kita nggak akan pernah tertukar. Allah udah sediakan rezeki itu buat kita di bumi, kalau udah berikhtiar sebaik-baiknya insya Allah rezeki pasti nyamperin kita dengan sendirinya. Harta, jodoh, ilmu. Semuanya. Aku udah alamin sendiri kalo Allah itu deket, banget. Kita berdoa, kita bersyukur Allah pasti kasih, Allah tambah nikmat kita. Kalopun nggak dapet apa yang kita mau, mungkin emang bukan itu yang Allah mau kasih buat kita. Sering banget dapet nasihat, kalau iman kita sudah semakin kuat, apapun yang Allah kasih itu emang Allah kehendaki buat kita. Jadi jangan membanding-bandingkan apa yang kita dapet dengan yang orang lain dapet. Tiap orang baik dengan niat dan ikhtiar baik insya Allah dikasih yang terbaik. Semoga... *kokjadiceramah
Di 24 tahun ini, nggak bisa ngitungin lagi nikmat anugerah yang Allah kasih. Mudah-mudahan berkah, bukan cuma dinikmatin di dunia tapi jadi tabungan di akhirat. Begitu juga buat teman-teman. Aaamiin! Di 24 tahun ini juga semakin banyak dapet pengingat. Semakin bertambah angka usia kita, justru semakin dekat kita dengan akhir hidup kita, yang mungkin bisa jadi besok lusa jatahnya udah habis.
29 Juli kemarin, tak pernah menduga sama sekali kalau salah satu sahabatku pergi lebih dulu. Shofi, sahabat selingkaranku selama masa-masa awal ngampus di UI diminta Allah untuk menghadap keharibaanNya. Sedih dan tak percaya rasanya, orang dengan mimpi besar seperti Shofi pergi begitu cepat. Tapi Shofi justru mengingatkan kita bahwa meski jalan kita di dunia masih panjang, hitungan hidupmu sudah ditentukan. Keseimbangan kita dalam hidup di dunia untuk hidup di akhirat pun dipertanyakan. Ah... Semoga masih banyak waktu untuk memperbaiki diri, supaya jadi salah satu yang dapat syafaat dan kelak berkumpul bersama orang-orang sholih sholihah. Dan ketemu Shofi lagi :'>
Di 24 tahun ini, entah kenapa aku semakin banyak kenal temen baru, adik kakak yang kukenal lewat media sosial. Yang bisa-bisanya mereka menyapaku di direct message, dikolom-kolom komentar kemudian merasa terinspirasi karna melihat karya-karya dan postinganku. Yang dengan terharunya mereka bertanya-tanya, meminta saran, kemudian memintaku untuk terus berkarya, karna lagi-lagi mereka merasa terinspirasi. Dan di hari ulang tahunku mereka juga mendoakan supaya 'semoga kakak semakin menginspirasi'. Ya Allaah. Rasa-rasanya masih belum deserve buat nerima ujian (atau pujian) ini. Tapi terimakasih semuanya, sungguh benar-benar terimakashii untuk semangatnya untuk harapannya untuk doa-doanya. Doa yang sama semoga dikabulkan juga untuk kalian.....
Jadi.. Di 24 tahun ini ingin semakin semangat memulai menata medsos lebih baik lagi, lebih berwarna lagi dengan konten-konten yang lebih dari sekedar konten (?) Karna itulah... @salmadeim membuka bulan Agustus dengan feeds baru yakni hestek jurnaldeim dikolaborasikan dengan judestory! Artinya bulan Agustus ini akun jualannya dame di @judestory off dan sebagai gantinya akan berbicara melalui cerita-cerita di galeri salmadeim. Semoga semakin berfaedah walopun kepsyennya sering kepanjangan hahaha saking banyaknya yang mau diceritain tapi apalah, nanti malah bikin pusing yang baca xD
Harapannya, saat hari hisab nanti kalau amalku kurang, mau minta tolong sama medsosku supaya mereka bisa bersaksi dan meringankan dosa-dosa aku :"> Semogaaaa.
Seminggu pertama ini aku bercerita
tentang ruang doa,
tentang setsuko- dampak dan refleksi terhadap dunia perang yang mengerikan (apalagi kalo udah nonton Dunkirk),
tentang Huda Ghalia dan Shofi yang sekali lagi merekalah yang menginspirasi kita untuk menjadi insan istimewa dan bercahaya dengan ilmu (terimakasih adikku Isyah yang mempercayakanku untuk ngepost hehe),
tentang kesederhanaan hidup dan harapan pada diri sendiri untuk hidup sederhana,
tentang Toyyibah yang sedang diberi ujian (cepat sembuh toyaa!) tentang nostalgia Slimming Girls Generation dan semangat masa muda yang begitu berharga, yang menjadikan salma seperti salma hari ini :")
tentang sahabatku Etom dan bagaimana sifat kita yang bagai cermin untuk menerangi jalan orang-orang di sekeliling kita,
ditambah postingan video-audio tentang Kitchen Sink (setelah mendapat berita yang cukup membuat merenung lagi arti hidup dan peduli pada teman),
serta....
setelah berhari-hari cerita, menutup rangkaian seminggu pertama dengan puisi. Menanti hari merdeka, atau bahkan bertanya pada diri sendiri; apa jiwa kita sudah merdeka?
-
Sekali lagi terima kasih kawan, teman, kakak adik abang saudara-saudari yang sudah menjadi teman terbaik di dunia, semoga menjadi teman baik juga sampai di Surga. Terima kasih bagi yang sering mampir ke medsosku, yang mengkritik saran, yang berbagi ide inspirasi, yang komen, yang request, bahkan yang nggak follow tapi suka ngintip igstory hehehe. Feel free to share! Terima kasih sudah menjadi inspirasi menjadi reminder menjadi refleksi untuk terus memperbaiki diri.
Semoga berfaedah dan bisa sukses berkarya sama-sama ya. Tulisanku yang lain (yang mungkin lebih nggak membosankan wkwk) bisa dibaca juga di imaginegrapher.tumblr.com. Sampai jumpa di postingan berikutnya!
Wassalamua'alaykum :>
Depok, 9 Agustus 2017
menjelang kick off Madrid vs MU


0 komentar