I Left My Heart in......

03.31

Airplane through the sky, greyhound racing by
Dirt bike on the beach, sailboat on the sea
Don't matter much to me, 
What it is that I do, as long as I'm coming home to you

Wangi hujan, dingin yang memeluk, harmoni gemuruh rintiknya saling berbalapan. Sesekali petir tersenyum dan tawa geledek mengiringi. Tak perlu membuang banyak waktu untuk sekedar mencari ketenangan. Dia sudah datang dengan sendirinya. Wanita muda macam aku yang kecanduan kopi, apalagi. Untung bukan kecanduan rokok. Untung bukan katinon. 

Jendela di sudut kamar sudah penuh dengan tetesan hujan yang pecah menjadi titik-titik beraturan di seluruh sisi. Sayangnya tidak ada siraman hangat sinar senja seperti sore biasanya. Hanya saja dingin ini hangat. Entahlah. Aku merindukan banyak hal. 

Aku merindukan selimut tebal, kasur tingkat, jendela yang menempel dengan tiang. Angin yang berbondong datang seperti badai, dengan celotehan ringan dan kadang bermakna. Serta lukisan sunrise dan sunset tiap kali pagi dan sore menjelang. Juga pegunungan yang angkuh. Kesederhanaan hidup. Aku rindu dingin yang menghangatkan, aku rindu langit yang megah bak permadani hitam kejatuhan berlian pecah. Hatiku tertinggal disana, dan aku meninggalkannya disana. 

Oh, oh, oh. As far as I can see
You're the only one, the only one who can get to me
Like a hijacked plane, or a runway train
Or a speeding bullet, there's no stopping this

Perasaan hanyut semacam ini sekarang hampir menjadi sindrom insidentil. Tidak ada yang bisa menghentikan, apalagi mengobati. Sindrom rindu ini kadang menyatu seperti bubuk kokain dalam kopi yang kuseruput. Menempel begitu saja, melaju begitu saja. Aku baru menyadari bahwa.... Tempat itu satu-satunya. Segala yang kurindukan dari sebagian jiwa tumbuh disana, hidup disana. Aku merindukannya lebih dari rumahku sendiri. Dia lebih dari sebuah rumah. 

I left my heart in metropolis, I left my heart in metropolis...

Aku meninggalkannya disana, kota kecil yang ramai dengan nyawa surgawi. Hanya bisa membisikkan doa agar malaikatNya menjaga mereka- kota kecil dan tanah surga beserta seluruh penghuninya, agar selalu dalam kebahagiaan dan limpahan berkah. Agar kelak aku bisa bersamanya lagi meski hanya sebentar saja.


Depok, in the arms of the coldest day.
p.s: welcome home dear nyonya yesya. hope these 3 weeks will be able to be your nice holiday. I miss you. let's meet up soon.

You Might Also Like

1 komentar

  1. I miss my old laughing. I mean, the way that 'metropolist' place makes me happy through the laugh. Even tears :( I miss it so much. But the question is, would it miss my presence as well? :(((

    BalasHapus